Senin, 20 September 2010

CANDU GAMES (06 Februari 2010)

Laporan: Riri Wijaya

[''Parenting'' Sabtu, 09.00-11.00 WIB]

Psikolog Nanang Suprayogi dari Binus University mengajak kita mencermati perilaku Candu Games yang kian merebak dikalangan remaja. Sebenarnya sejak dahulu kala yang namanya games dilakukan banyak orang, Seperti nenek dan kakek yang bermain dengan cucunya, orang tua bermain games dengan anaknya dan ini dilakukan secara tradisional.

Pada perkembangannya, games mengikuti kemajuan teknologi dan lebih marak melalui alat berupa, nintendo, PS sampai games online. Jika waktunya terukur, menurut nanang, games dapat menjadi perangsang motorik menyeimbangkan otak kanan dan kiri. Bahkan jika kreatif, pemain games ini bisa menciptakan games jenis baru dan bisa menjadi sumber income. Ujarnya.

Sayangnya mereka yang tidak bisa mengendalikan diri akan terbuang waktunya dan tidak produktif seharian Nge-Games, ada yang sampai meninggal dunia karena tak lacarnya aliran darah dan tidak makan, tidak tidur, terus saja asyik dengan gamesnya. Remaja harus diberi pengertian agar lebih bisa mengatur waktu dan tidak hanya bermain games semata.

http://www.dradio1034fm.or.id/detail.php?id=6178

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MEMBIASAKAN ANAK MEMINTA MAAF

BAGAIMANA CARA UNTUK MEMBIASASKAN ANAK UNTUK MEMINTA MAAF? 1. Biarkan emosi anak mereda Anak biasanya marah, kecewa, tidak suka dengan suatu...