Sabtu, 28 Mei 2022

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK ANAK.

        Kita semua tahu bahwa setiap anak itu unik, antara satu dengan yang lainnya berbeda. Ada anak yang rambutnya lurus, keriting, ada yang warna hitam, ada yang pirang. Dari kulit juga demikian, ada yang kuning langsat, putih, hitam dan berbagai macam lainnya. Belum lagi dari aspek internal, seperti kemampuannya, kepribadiannya, motivasi belajar, minat dalam aktivitas kegiatan pembelajarannya, dan lainnya. Apabila kita lihat dari latar belakang keluarganya juga sangat beragam, itu lah memang, Tuhan menciptakan manusia dengan berbagai macam keragaman.

        Kembali kepada anak di sekolah, karena kita menyadari bahwa setiap anak itu beragam, maka tentu satu pendekatan pengajaran yang diberikan anak-anak di kelas tentu tidak mungkin bisa cocok untuk keseluruhan anak. Ada istilah yang disebut sebagai  one size fits all teaching strategy, yaitu cara mengajar yang satu bisa cocok untuk semua. Mungkin masih ada guru yang menerapkan cara mengajar tersebut, tentu pendekatan tersebut tidak cocok dn tidak tepat untuk semua anak. Bila di kelas terdapat ada 30 anak maka akan ada 30 karakteristik yang berbeda-beda, kemudian juga akan ada beragam minat dari belajar masing-masing anak, ada berbagai macam motivasi, ada keragaman kemampuan karena itu pendekatan pengajaran yang tepat harus mempertimbangkan potensi keragaman karakteristik dari anak di kelas. Pendekatan yang tepat adalah pendekatan yang bisa memenuhi keragaman anak di kelas yang disebut differentiated instruction atau pembelajaran yang berdiferensiasi.

        Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang didesain secara serius dengan menampilkan berbagai macam pilihan strategi pembelajaran dan pilihan aktivitas pembelajaran termasuk juga aktivitas tugas yang bisa dipilih oleh anak-anak kita. tentu anak yang memiliki kemampuan yang tinggi akan sagat memandang memandang rendah tugas yang diberikan bila kadar tugasnya terlalu rendah. Sebaliknya anak yang berkemampuan rendah sangat mengalami kesulitan ketika mengerjakan tugas dengan kadar tugas yang terlalu tinggi baginya, maka guru yang baik adalah guru yang bisa menyesuaikan kadar tugas dan aktivitas pembelajaran bagi anak-anaknya yang beragam. Apakah adil ketika guru memberikan kadar tugas yang berbeda, terkesan memang tidak adil tetapi guru tersebut dengan memberikan hak pendidikan sesuai dengan kadar masing-masing anak didik dan itulah yang semestinya dilakukan. Guru menerapkan kepada anak didiknya dengan pembelajaran berdiferensiasi. Guru memang harus terus menerus mengupgrade kemampuannya guna memberikan hak Pendidikan bagi anak dan setiap anak berhak mendapatkan pendidikan sesuai dengan kadar dan kemampuannya masing-masing.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MEMBIASAKAN ANAK MEMINTA MAAF

BAGAIMANA CARA UNTUK MEMBIASASKAN ANAK UNTUK MEMINTA MAAF? 1. Biarkan emosi anak mereda Anak biasanya marah, kecewa, tidak suka dengan suatu...