Seberapa Besar Resiliensi Anda ?
Hal senada diungkapkan oleh Muhamad Nanang Suprayogi, M.Psi, pengajar Falkutas Psikologi Binus University. " Dalam dunia psikologi, resiliensi menggambarkan kemampuan seseorang, kelompok atau masyarakat untuk menghadapi, mencegah, meminimalkan dan bahkan menghilangkan dampak negatifdari kondisi yang tidak menyenangkan. Dengan kata lain kemampuan individu untuk tetap teguh dan beradaptasi dalam keadaan sulit."
Resiliensi diperlukan agar individu mampu bertahan dan pulih dari situasi negatif secara efektif, tidak larut dalam masalahnya, mampu mengendalikan diri dan akhirnya mampu mengatasi masalah dengan baik. Kalau memiliki resiliensi yang baik, ia tidak akan larut dalam masalah, namun dapat keluar dari masalah sebagai seseorang pemenang. Individu yang memiliki resiliensi yang baik tidak akan emosional dalam menghadapi masalah. Bagi kehidupan secara umum, resiliensi dapat membantu menciptakan masyarakat yang damai saling menghargai. Resiliensi sangat penting untuk diaplikasikan mengingat saat ini kita sering melihat mudahnya masyarakat terpancing emosinya dan mudah pula berprilaku anarkis, padahal itu hanya terpicu oleh masalah yang sepele.
Debora mengatakan resiliensi merupakan kunci sukses dalam hidup. " Karena hidup ini penuh tantangan dan cobaan. Tidak selalu semuanya berjalan sesuai keinginan. Ketika tantangan dan cobaan atau pengalaman negatif dialami, individu dengan resiliensi yang baik akan mampu bangkit dan berjalang melangkah ke masa depan. " Setiap individu sebaiknya mempertimbangkan perkembangan daya lenting atau resiliensi demi kesuksessan dalam hidup.Namun, pada kenyataannya banyak orang justru secara emosi dan secara psikologi tidak siap mengatasi kemalangan. Mereka cenderung bersikap menyerah dan merasa tidak berdaya.
http://motivator-hidup.blogspot.be/2012/09/seberapa-besar-resiliensi-anda.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar