Beberapa orang merasa bahwa dia dihantui oleh masa lalu dia berpikir bahwa apa yang sudah dialami di masa lalunya itu membawa ia pada situasi yang kelam di masa sekarang dan di masa yang akan datang. Ia berpikir bahwa apa yang sudah dilaluinya di masa lalu menjadi noda-noda yang selalu menghantui dirinya dan kehidupan selanjutnya. Mungkin ada sebagian orang yang mengibaratkannya seperti filosofi “terlanjur basah, maka sekalian menyebur saja” sekilas sepertinya terdengar benar, namun sebetulnya merugikan. Mengapa merugikan? Karena apabila adanya demikian maka masa depannya sudah terpenjara oleh masa lalunya, sementara Allah memberikan kesempatan setiap makhluk nya untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah dilakukan.
Pernahkah kita mendengar cerita, Sunan yang sangat terkenal di Indonesia terutama di Pulau Jawa, beliau adalah Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga merupakan keturunan bangsawan, beliau adalah anak dari Adipati Tuban, nama asli Sunan Kalijaga adalah Raden Said, Raden merupakan gelar bangsawan. Namun Sunan Kalijaga tidak seperti bangsawan-bangsawan pada umumnya, kehidupan masa mudanya sangatlah kelam. Ia melakukan berbagai tindakan kriminal yang sangat mencoreng nama keluarga, ia terlibat dalam pencurian, perampokkan, dan berbagai macam tindakan kriminal. Orangtuanya begitu putus asa melihat tindakan dan perilaku Sunan Kalijaga, seperti sudah tidak harapan yang baik di masa depannya.
Apa yang kita ketahui sekarang? Begitu besar nama salah satu wali dari sembilan wali yang kita kenal. Allah berkehendak dengan ketentuannya pada Sunan Kalijaga, dapat kita lihat, beliau menjadi orang yang sangat luar biasa. Mengapa? Ternyata ada peristiwa yang membuat perilaku Sunan Kalijaga berbanding terbalik dari yang sebelumnya. Ia berguru kepada Sunan Bonang, dan disitulah ia mendapat pencerahan. Allah sangatlah luar biasa, sudah menentukan bagaimana takdir setiap manusia. Walaupun Sunan Kalijaga memiliki masa lalu yang kelam, dengan kuasa Allah SWT ia mendapatkan hidayah dan berubah menjadi pribadi yang sangat luar biasa.
Bagaimana Sunan Kalijaga bisa berubah? Ia berguru kepada Sunan Bonang dan mendapatkan tugas yang sangat luar biasa, yaitu membersihkan diri dari berbagai macam kotoran dan dosa-dosa, serta diperintahkan oleh Sunan Bonang untuk berdiam di tepian sungai untuk jangka waktu yang sangat lama. Sesuai dengan julukannya “Sunan Kalijaga” adalah orang yang menjaga kali (sungai). Pada akhirnya, Sunan Kalijaga menjadi Sunan yang sangat terkenal dan dikagumi oleh masyarakat luas. Karya-karyanya hingga kini masih dapat kita nikmati dan diteladani.
Hikmah dari cerita Sunan Kalijaga, maka dari itu apabila kita memiliki sejarah masa lalu yang kelam, jangan pernah mengizinkan kelamnya masa lalu menghambat indahnya masa depan. Harus tetap optimis merancang masa depan yang gemilang, karena sejatinya Allah SWT adalah Dzat yang Maha Pengampun dan Dzat yang memberikan kesempatan kita untuk terus menambah amal kebaikan. Tetaplah menatap optimis masa depan, jangan biarkan masa lalu menjadi hambatan kita untuk meraih prestasi di masa depan. Jadikan masa lalu sebagai pelajaran agar di masa depan kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar