Pernahkah terbesit dalam pikiran anda, mengapa Allah menciptakan manusia bermacam-macam? Ada yang berkulit putih, kulit kuning langsat, bahkan ada yang berkulit hitam. Ada yang rambutnya lurus, ada yang berambut ikal, ada yang keriting. Mengapa begitu banyak bahasa di alam semesta ini?. Kenapa Allah menciptakan bermacam-macam agama? Ada yang mengidentifikasi dirinya sebagai Islam, Kristen, Hindu, Budha dan lain sebagainya. Tentu Allah mampu dengan kekuasaan Yang Maha Tidak Terbatas untuk menciptakan manusia yang ada di dunia ini dengan satu ragam, tentu Allah mampu. Namun Allah menciptakan manusia dalam berbagai macam, suku, bangsa, agama, tentu ada hikmahnya.
Firman Allah dalam Al-quran mengatakan bahwa “apabila Aku berkehendak, Aku bisa menciptakan manusia dalam satu golongan saja” tapi ternyata tidak, manusia diciptakan oleh Allah bersuku-suku, berbangsa-bangsa. Tujuannya adalah “Lita'arofu” agar satu dengan yang lainnya saling mengenal, saling memberikan hal-hal yang tidak dimiliki oleh pasangannya, agar saling melengkapi. Inilah hikmah mengapa Allah menciptakan manusia dalam berbagai macam ragam perbedaan-perbedaan. Namun di akhir ayat itu disebutkan “Siapa di antara suku dan golongan yang terbaik? Yang terbaik adalah yang paling bertaqwa kepada Allah”. Jadi begitu banyak agama dan keyakinan bila mau Tuhan mau menjadikannya satu, namun kenyataannya tetap dibiarkan beragam, agar kita saling mengenal dan berlomba dalam kebaikan. Tentu kita dapat belajar dan mendapatkan inspirasi dari golongan lain, dan tentu kita juga bisa memberikan pencerahan bagi kelompok lain. Disinilah makna saling mengenal untuk saling menyempurnakan. Perbedaan itu bukan untuk perpecahan, perbedaan untuk saling menyempurnakan dan saling menguatkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar