Selasa, 08 Maret 2022

MENGUBAH MASALAH MENJADI BERKAH.

        Kisah seorang anak yang datang kepada orang tuanya dan mengeluhkan tentang berbagai masalah yang sedang dihadapi. Ia merasa bahwa hidupnya terus-menerus didatangi dengan berbagai macam masalah. Satu masalah belum selesai datang lagi masalah yang lainnya, satu masalah sudah selesai datang lagi, dua bahkan tiga masalah lainnya yang harus ia selesaikan. Ia merasa Lelah, ia merasa capek dan ia betul-betul tidak menikmati hidupnya. Ia ceritakan kepada ayahnya dan ia ingin agar ayahnya bisa memahaminya dan bisa memberikan nasehat untuknya.

        Ayahnya yang kebetulan adalah seorang koki, mendengarkan keluhan-keluhan sang anak dan kemudian mengajak anaknya ke dapur. Sang ayah menyiapkan tiga kompor dan tiga panci, kompor tersebut dinyalakan dan di taruh panci di atasnya lalu kemudian diberi air. Satu panci diisi dengan kentang, satu panci diisi dengan telur dan satu panci diisi dengan serbuk kopi, kemudian semuanya dipanaskan. Sang anak bingung melihat apa yang dilakukan ayahnya dan bertanya “Ayah apa hubungannya, kompor dan panci ini dengan masalah yang aku hadapi?. Sang ayah menjawab “Anakku, tunggu sebentar, ayah ingin menunjukkan sesuatu”. Setelah panci tersebut direbus sekitar 15 hingga 20 menit, sang ayah mematikan kompor dan mengangkat ketiga panci tersebut dan diletakkan di atas meja.

        Sang ayah kemudian mengajak anaknya untuk melihat apa yang terjadi, kemudian ia berkata “Anakku coba kamu lihat panci yang ada kentang di dalamnya, dan kamu pegang kentang tersebut bagaimana kondisinya” sang anak menjawab “kentang menjadi lembut yah”. “Oke, selanjutnya lihat panci yang kedua, apa yang terjadi dengan telur?” sang ayah melanjutkan. “Telur tersebut sekarang sudah matang dan menjadi keras, kemudian telur ini tidak bisa pecah seperti ketika belum direbus” sang anak menjawab. Ayah melanjutkannya lagi dengan panci yang ketiga yaitu berisi kopi, yang terjadi adalah serbuk kopi sudah melebur bersama air dan menimbulkan bau yang harum. “Demikian anakku mari kita belajar dari ketiga benda yang sudah kita rebus, kita ibaratkan air yang mendidih adalah sebagai suatu permasalahan dalam kehidupan, setiap orang pasti akan menghadapi berbagai macam masalah dan cobaan, namun sifat pada kentang, telur dan serbuk kopi itu membuat masalah yang dihadapi menjadi berbeda.

        Kentang walaupun sebelumnya adalah keras tetapi Ketika dihadapi dengan air yang mendidih, akhirnya menjadi lembek tidak lagi keras seperti yang sebelumnya. Sementara telur yang asalnya benda cair dan mudah pecah, Ketika dimasukkan kedalam air mendidih, ia justru menjadi keras dan tdk lagi bisa dipecahkan. Serbuk kopi, yang sebelumnya hanya serbuk, Ketika dihadapkan pada masalah, ia mewarnai air tersebut dan menghadirkan bau kopi. 

        “Sekarang anakku, Ketika kamu sedang menghadapi berbagai macam masalah, kamu dalam posisi seperti kentang, telur atau kopi? Itu adalah pilihanmu, kamu berhak memilih yang mana yang kamu inginkan. Apakah kamu sudah memahami apa yang ayah sampaikan?” jelas sang ayah. Sang anak mengangguk dan kemudian berkata “Iya ayah, memang seharusnya aku menjadi seperti kentang, yang keras di awal namun pada saat datang masalah menjadi begitu lemah. Aku ingin keras, aku ingin kuat dan aku ingin menjadi serbuk kopi, yang mengubah masalah menjadi manfaat, menjadi sebuah tantangan yang menghasilkan sesuatu yang menyenangkan sebagaimana harumnya kopi.

        Cerita singkat tadi sangat inspiratif, semoga kita bisa mengambil hikmah bahwa apapun masalah yang kita hadapi sebetulnya bukan pada masalah, namun bagaimana kita menyikapinya. Sikap yang baik dan tepat akan menjadikan masalah yang kita hadapi justru mendatangkan kemanfaatan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MEMBIASAKAN ANAK MEMINTA MAAF

BAGAIMANA CARA UNTUK MEMBIASASKAN ANAK UNTUK MEMINTA MAAF? 1. Biarkan emosi anak mereda Anak biasanya marah, kecewa, tidak suka dengan suatu...